PKB: Pengusaha-Pekerja Perlu Divaksinasi Lebih Cepat Guna Pemulihan Ekonomi

Faisol Riza Ketua Komisi VI Ketua DPP PKB

 Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi), para tenaga kesehatan, dan anggota TNI/Polri akan menjadi pihak pertama yang disuntik vaksin COVID-19. PKB meminta pengusaha dan pekerja untuk divaksin Corona lebih cepat.

"Pengusaha-pengusaha dan para pekerja perlu diusahakan vaksin lebih cepat," kata Ketua DPP PKB Faisol Riza kepada wartawan, Selasa (12/1/2021).

Ketua Komisi VI DPR RI itu menilai para pengusaha dan pekerja merupakan salah satu instrumen negara dalam percepatan pemulihan ekonomi. Ia meminta agar pengusaha divaksinasi Corona pada semester pertama.

"Pemerintah harus melihat mereka sebagai bagian dan instrumen percepatan pemulihan ekonomi," ujarnya.

"Jangan dijadwalkan di belakang. Paling tidak vaksinasi untuk mereka harus selesai pada semester pertama," sambung dia.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) siap menjadi yang pertama disuntik vaksin COVID-19. Jokowi ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa vaksin COVID-19 aman.

"Insyaallah minggu depan ini dimulai. Sudah dimulai disuntik vaksin. Nanti yang pertama kali disuntik saya. Saya ingin menunjukkan bahwa vaksinnya aman karena sudah melalui uji klinis tidak hanya sekali-dua kali, sudah diuji," kata Jokowi saat pemberian bantuan modal kerja di halaman Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (6/1/2021).

Setelah Jokowi disuntik, barulah giliran tenaga kesehatan dan TNI/Polri. Jokowi berharap vaksinasi ini bisa membuat keadaan kembali normal.

"Setelah itu, sehari mungkin atau dua hari setelah itu, langsung saya yang disuntik yang pertama vaksinnya. Kemudian dokter dan perawat, kemudian seluruh masyarakat. Saya harapkan, setelah divaksinasi ini, keadaan mulai kembali normal kalau sudah 70 persen penduduk Indonesia disuntik vaksin," tutur Jokowi.

"Kita hitung 70 persen itu ketemunya 182 juta yang harus disuntik. Bapak-Ibu bisa bayangin kita harus nyuntik 182 juta orang. Selesainya kapan, ya kan? Tapi kita akan kerja keras terus, kita berharap nanti kurang-lebih insyaallah bisa kita selesaikan," sambung Jokowi.

Sumber : https://news.detik.com/berita/d-5330832/pkb-pengusaha-pekerja-perlu-divaksinasi-lebih-cepat-guna-pemulihan-ekonomi?_ga=2.239882763.94774451.1610420008-1554554224.1610420008

Share:

Trenggono Mau Bangun Kawasan Pangan Udang 10.000 Ha di Aceh

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono resmikan tambak udang di Karawang. Pembangunan diharapkan dapat tingkatkan hasil produksi udang nasional.

Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono berencana membangun kawasan pangan udang (shrimp estate) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh. Dia mengusulkan shrimp estate dibangun di lahan seluas 5.000 sampai 10.000 haktare (Ha).

"Kalau ada lahan fresh kita bangun shrimp estate. Itu yang nantinya jadi model industri," ujar Trenggono dalam keterangan resmi yang dikutip detikcom, Rabu (13/1/2021).

Trenggono menjelaskan teknologi yang diterapkan nantinya bisa berupa tambak intensif maupun super-intensif agar hasil panennya maksimal atau lebih dari 40 ton per Ha per siklus. Dalam realisasinya akan menggandeng pemerintah daerah (Pemda) setempat.

"Shrimp estate harus ditata bagus, produksinya sampai proses kemasannya jangan sampai mencemari lingkungan. Kondisi air harus diperhatikan, termasuk pemberian pakan dan kotorannya jangan malah meracuni lingkungan dan udang itu sendiri. Kalau model ini berhasil, tinggal ditiru oleh daerah lain," jelasnya.

Trenggono meminta pembangunan shrimp estate di Aceh Timur itu segera direalisasikan. Harapannya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat sekitar Aceh, hingga menambah pendapatan pemda dan negara.

Shrimp estate di Aceh Timur ini akan jadi bagian dari pembangunan 200 ribu Ha tambak budidaya yang ditargetkan Trenggono. Kenapa di Aceh Timur, karena di sana dinilai sebagai kawasan potensial yang kondisi air dan lahannya sangat cocok untuk pengembangan tambak udang.

"Kalau bisa tahun 2022 kita sudah panen perdana. Target saya Indonesia jadi produsen udang terbesar di dunia," ujar Trenggono.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Aceh Timur Hasballah Bin H.M Thaib sepakat untuk membangun shrimp estate di daerahnya. Usulan ini sejalan dengan program pembangunan 10.000 Ha klaster tambak udang vaname yang digagas pemda. Lahannya pun sudah tersedia.

"Program shrimp estate 10.000 hektare ini sangat sejalan dengan program klaster, dimana klaster-klaster ini akan menjadi 1 dalam 1 kawasan shrimp estate. Jadi 10 haktare untuk program klaster merupakan bagian dari shrimp estate," ujar Hasballah.

Menurutnya, shrimp estate nantinya sekaligus menjadi model usaha yang dapat ditiru masyarakat yang selama ini mengelola tambak secara konvensional. Luasan tambak di Aceh Timur mencapai 18.697 Ha dengan hasil produksi 13.508 ton/tahun. Dengan adanya shrimp estate, dia optimis daerahnya bisa menjadi sentra produksi perikanan budidaya.

"Kami akan bekerja secara cepat, membentuk tim percepatan dalam pelaksanaan kegiatan karena sangat bagus untuk peningkatan ekonomi masyarakat. Akan banyak tenaga terserap dan perputaran ekonomi akan lancar, secara otomatis ekonomi daerah akan meningkat," pungkasnya.

Sumber : https://finance.detik.com/industri/d-5331770/trenggono-mau-bangun-kawasan-pangan-udang-10000-ha-di-aceh/1

Share:

RI Diminta Perkuat Kerja Sama ASEAN di Tengah Persaingan AS-China

 Jakarta - Di tengah persaingan Amerika Serikat dan China, pemerintah disarankan untuk memperkuat kerja sama ASEAN dalam sektor ekonomi. Menurut Pakar dari National University of Singapore, Prof Kishore Mahbubani dengan jumlah penduduk sekitar 650 juta, ASEAN dinilai punya posisi strategis dalam menentukan arah ekonomi dunia ke depan.

"(Sebab) perseteruan geopolitik antara AS dan China tersebut masih akan berlangsung hingga 10 tahun ke depan. Kondisi ini akan selalu terjadi lantaran China yang masih mau menyalip AS sebagai kekuatan terbesar dunia," ujar dia dalam keterangannya, Rabu (13/1/2021).

Hal ini diungkapkannya dalam diskusi yang diselenggarakan GOLKAR Institute secara virtual Selasa (12/1). Di pun menilai saat ini kondisi sosial politik di AS memprihatinkan. Hal ini ditandai dengan penyerbuan Gedung Capitol oleh pendukung Presiden Donald Trump awal Januari ini.

Menurutnya, dengan merujuk keterangan beberapa ahli, kondisi AS saat ini sudah menjadi sebuah plutokrasi. Kondisi ini yaitu kekuasaan dipegang segelintir orang kaya. Namun, puluhan juta rakyat AS mengalami kemerosotan ekonomi yang riil selama 30 tahun terakhir.

Maka dari itu, ia menyampaikan figur Presiden terpilih AS, Joe Biden akan jadi penentu untuk memulihkan kondisi negara adidaya tersebut. Salah satunya keretakan hubungan politik di masyarakat yang terjadi di era Trump harus diperbaiki.

"Kedepannya, bisa jadi AS akan pulih dan kembali menguat, atau semakin terpuruk," jelas Mantan Diplomat Singapura itu.

Sementara itu, di tengah pandemi ini, kata dia, China memperlihatkan kualitasnya kepada dunia. Di bawah kepemimpinan Xi Jinping, China menunjukkan bahwa negara itu dapat menangani kondisi wabah COVID-19 dengan efektif.

Dia pun memuji kualitas birokrasi di China termasuk yang terbaik di dunia. Alasannya, birokrasi China merekrut orang yang terukur dengan kualifikasi ranking terbaik di sekolahnya.

Mahbubani menyarankan untuk Indonesia agar bisa netral dan tak terlibat kepentingan China maupun AS. Namun, hubungan baik harus tetap dijaga dengan pemerintah dua negara tersebut. Pesan ini, kata dia, akan lebih kuat jika disampaikan secara kolektif dalam wadah ASEAN. Sebab, ASEAN mewadahi 10 negara dan 650 juta penduduk.

"Jangan paksa kami untuk memihak pada AS atau China. Tapi, kami ingin menjaga hubungan baik dengan keduanya," ujar Mahbuani.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyampaikan negara-negara yang tergabung dalam Indo-Pasifik dan perjanjian perdagangan bebas atau Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) sepakat bersikap netral dalam persaingan China-AS.

Airlangga yang juga Menko Perekonomian ini mencontohkan Indonesia membeli vaksin COVID-19 dari perusahaan AS dan juga perusahaan China. Hal ini dilakukan seiring Indonesia yang juga sedang mengembangkan vaksin secara mandiri.

"Penting juga bagi Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pemerintahan dan politik, agar pembangunan dapat memberi manfaat bagi semua orang dan kondisi politik tetap stabil," jelas Airlangga.

Sebagai informasi, diskusi virtual Golkar Institute ini juga dihadiri elite Partai Golkar lainya seperti Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita, Sekjen DPP Partai Golkar, Lodewijk F Paulus, Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin, Ketua Golkar Institute, Ace Hasan Syadzily.

"Golkar Institute akan mengadakan kajian geo-politik ini secara rutin dengan menghadirkan narasumber berkualitas. Seharusnya, pada bulan Januari 2021 ini kami menggelar kursus pendidikan Pemerintahan bagi Kepala Daerah Terpilih Pilkada 2020. Namun, karena kebijakan PPKM Jawa-Bali, kegiatan ini ditunda pelaksanaannya pada awal Februari 2021," pungkas Ace Hasan yang juga Ketua DPP Partai Golkar.

Sumber : https://news.detik.com/berita/d-5331766/ri-diminta-perkuat-kerja-sama-asean-di-tengah-persaingan-as-china?_ga=2.164895159.94774451.1610420008-1554554224.1610420008


Share:

Sri Mulyani Serahkan Nama-nama Dewan Pengawas SWF ke Puan

 Menkeu Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir bicara soal keberadaan Harley Davidson dan Brompton di pesawat Garuda. Menteri BUMN ungkap pemilik Harley itu.

Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyerahkan Surat Presiden tentang Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Sovereign Wealth Fund (SWF), di mana surat bernomor No R-03/Pres/01/2021 itu berisi nama-nama Dewan Pengawas ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Surat itu diserahkan kepada Ketua DPR RI Puan Maharani di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (12/1) siang. Puan mengatakan, pembentukan LPI merupakan amanat Undang-undang Cipta Kerja.

"Pembentukan Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Sovereign Wealth Fund (SWF) merupakan amanat Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker)," ungkap Puan dalam keterangannya, Selasa (12/1/2021).

Puan menjelaskan, sesuai Pasal 165 UU Ciptaker, pembentukan SWF dimaksudkan untuk meningkatkan dan mengoptimalisasi nilai aset secara jangka panjang dalam rangka mendukung pembangunan secara berkelanjutan.

"Organ Lembaga Pengelola Investasi terdiri atas Dewan Pengawas dan Dewan Direktur. Dewan Pengawas terdiri dari menteri dan unsur profesional yang diangkat oleh Presiden," ujarnya.

Nantinya, nama-nama yang dikirim Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Dewan Pengawas SWF dikonsultasikan dengan DPR RI.

"Dikonsultasikan dengan DPR. Sesuai UU Ciptaker, lembaga ini mulai beroperasi Januari 2021," terangnya.

Sementara itu, Sri Mulyani sebelumnya mengatakan pemerintah akan menyiapkan modal awal sekitar Rp 15-75 triliun untuk membentuk SWF.

Dengan modal awal sebesar itu, Sri Mulyani mengatakan SWF akan mampu menarik atau mengelola investasi yang masuk ke Tanah Air sekitar Rp 225 triliun atau tiga kali lipat dari modal awal. Puan berharap nilai investasi itu dapat menggerakkan perekonomian Indonesia dan menyerap tenaga kerja.

"Dengan menarik dana investasi tiga kali lipat sekitar Rp 225 triliun, tentu akan menggerakkan ekonomi dan mengatasi pengangguran sesuai semangat UU Cipta Kerja," ungkap Puan.

Sumber : https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5331034/sri-mulyani-serahkan-nama-nama-dewan-pengawas-swf-ke-puan?_ga=2.123959810.94774451.1610420008-1554554224.1610420008

Share:

Media Asing Ulas Sebab Kecelakaan Pesawat yang Sering Terjadi di Indonesia

Jumlah kantong jenazah korban pesawat Sriwijaya Air SJ182 terus bertambah. Hingga malam ini  total ada 45 kantong jenazah yang sudah diterima Basarnas.

Jakarta - Jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 menambah daftar panjang kecelakaan pesawat di Indonesia. Media asing pun menyoroti penyebab seringnya terjadi kecelakaan tersebut.

Salah satu media yang mengemukakan analisanya adalah Bloomberg. Bloomberg menyebut Indonesia sebagai negara terburuk di Asia dalam hal perjalanan udara.

Pernyataan itu didasarkan data dari Aviation Safety Network yang menunjukkan kecelakaan pesawat di Indonesia mencapai 104 kasus dengan korban meninggal sebanyak 2.301 sejak 1945. 

Dalam artikel berjudul Jet Crash Adds to Long List of Aviation Disasters in Indonesia, Bloomberg membedah dua faktor utama yang menjadi penyebab kecelakaan pesawat di Indonesia.

Faktor pertama adalah cuaca buruk. Di Indonesia kerap terjadi badai petir yang dapat membahayakan penerbangan.

"Indonesia adalah salah satu negara kepulauan terluas di dunia, dengan pulau-pulau berjajar sepanjang London hingga New York, Indonesia memiliki salah satu insiden badai petir dan sambaran petir tertinggi dibandingkan wilayah lainnya," tulis Bloomberg.

Media itu juga mencontohkan Kota Bogor yang pernah mengalami badai petir selama 322 hari dalam setahun pada 1988.

Sumber : https://travel.detik.com/travel-news/d-5331173/media-asing-ulas-sebab-kecelakaan-pesawat-yang-sering-terjadi-di-indonesia?_ga=2.126636421.94774451.1610420008-1554554224.1610420008

Share:

Alasan Utama Indosat Lepas Bisnis Satelit ke Telkomsat

 





Indosat Ooredoo

Jakarta - Indosat Ooredoo mengatakan bisnis satelit saat ini dinilai sudah tidak efisien lagi bagi perusahaan. Indosat Ooredoo diketahui telah melepas slot orbit 113 derajat BT ke tangan Telkomsat.

Chief Legal & Regulatory Officer Natasha Nababan mengungkapkan bahwa melepas slot orbit 113 derajat BT itu sejalan dengan strategi pertumbuhan perusahaan.

"Di mana perusahaan ke depan tidak lagi memiliki dan mengoperasikan satelit, karena memang secara skala ekonomi, yang dulunya punya tiga (satelit) sekarang satu (satelit) itu tidak efisien lagi. Dan, kita tidak bisa memberikan harga kompetitif untuk layanan satelit," ujar Natasha dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (12/1/2021).

Anggaran yang tadinya untuk menjalankan bisnis satelit, Natasha mengatakan, nantinya akan disalurkan bisnis utama perusahaan.

"(Indosat) menghormati keputusan pemerintah dalam memilih Telkomsat untuk mengambil alih dan mengelola slot orbit satelit tersebut," kata Natasha melanjutkan.

Diberitakan sebelumnya, satelit Nusantara Dua (Palapa N-1) yang diluncurkan di diangkut Long March 3B setelah diluncurkan dari Xichang Satellite Launch Center (XSLC), Xichang, China, Apri lalu, gagal mencapai orbit. Wahana antariksa itu pun jatuh di laut sekitar Guam.

Salah satu dampak kegagalan peluncuran satelit Nusantara Dua adalah potensi penghapusan filing satelit Indonesia di slot orbit 113 BT oleh International Telecommunication Union (ITU), karena Indonesia tidak dapat menempatkan satelit di slot orbit 113 BT dalam batas waktu yang ditetapkan.

Untuk mengamankan slot orbit 113 BT, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menetapkan anak perusahaan Telkom, yaitu Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat).

"Berkaitan dengan hal itu, Indosat menyatakan tidak dalam posisi untuk kembali melakukan investasi meluncurkan satelit di masa akan datang, sehingga Indosat tidak akan melanjutkan penggunaan filing satelit pada slot orbit 113┬║BT setelah masa operasi satelit Palapa D berakhir," ujar Kominfo, Selasa (5/1).

Sehubungan dengan hal tersebut, Kominfo telah mengirimkan surat kepada Indosat yang menyatakan hak penggunaan filing satelit Indonesia di slot orbit 113 BT tidak diperpanjang setelah masa operasi satelit Palapa D berakhir.

Berdasarkan proses evaluasi yang telah dilakukan, Kominfo menetapkan Telkomsat sebagai pengguna baru filing satelit Indonesia di slot orbit 113 derajat BT dan diberi waktu untuk meluncurkan satelit baru sebelum 31 Desember 2024.

Sumber : https://inet.detik.com/telecommunication/d-5330521/alasan-utama-indosat-lepas-bisnis-satelit-ke-telkomsat?_ga=2.128204164.94774451.1610420008-1554554224.1610420008

Share:

Pemerintah dan Pelaku Usaha Bahu Membahu Kembangkan Bawang Putih

Pemerintah bersama petani bahu-membahu dalam mengembangkan komoditas bawnag putih. Pemerintah mentargetkan pada 2021 komoditas ini sudah swasembada untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. 


Semangat swasembada bawang putih tahun 2021 masih terus bergaung. Kabupaten Karanganyar merupakan salah satu kabupaten yang berkontribusi yang mengembangkan bawang putih. Wilayah ini dikenal sebagai produsen bawang putih terbesar ketiga di Provinsi Jawa Tengah atau terbesar ke lima di Indonesia setelah Temanggung, Lombok Timur, Bima dan Magelang.
Berdasarkan catatan statistik BPS, produksi bawang putih nasional tahun 2018 sebesar 39,3 ribu ton atau naik 101 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 19,5 ribu ton. Khusus Karanganyar, produksi bawang putih pada 2018 sebesar 1,68 ribu ton, naik 109% dibanding tahun sebelumnya 800 ton.
Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Karanganyar, Riyanto Sujudi, menyebutkan pengembangan bawang putih dilakukan di empat kecamatan yakni Tawangmangu, Ngargoyoso, Jenawi dan Jatiyoso. Teknis pengembangan bawang putih dilakukan melalui tiga cara, yaitu melalui kerjasama dengan pelaku usaha impor, dana APBN dan secara swadaya.
“Saat ini luas tanam bawang putih dari kemitraan antara kelompok tani dengan importir mencapai 580 hektare, APBN 50 hektare, dan swadaya di bawah 50 hektare,” kata Riyanto saat acara peresmian pipanisasi di Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso, Kamis (17/10).
Riyanto menambahkan agar pelaku usaha dan petani dapat mengembangkan bawang putih sesuai peraturan yang ada dan sesuai Perjanjian Kerjasama yang telah disepakati.
“Bagi hasil antara perusahaan dengan kelompoktani agar dilaksanakan sesuai kesepakatan. Semoga perusahaan bisa menyerap hasil panen petani untuk dijadikan benih untuk pertanaman selanjutnya. Perusahaan seharusnya melakukan okupasi untuk menyediakan benih bermutu”, tandas Riyanto.
Acara peninjauan pipanisasi tersebut juga dihadiri oleh Plt Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Sukarman. “Mudah-mudahan kerjasama antara pelaku usaha dengan petani ini sama-sama menguntungkan. Hasil panen diharapkan dijadikan benih. Saat ini benih sudah cukup tersedia di dalam negeri sehingga tidak perlu impor benih”, beber Sukarman yang juga menjabat sebagai Direktur Perbenihan Hortikultura.
“Ke depan yang perlu dipikirkan adalah fasilitasi gudang benih dan mitra yang dapat mengopkupasi benih. Untuk gudang benih, pihak Dinas Kabupaten Karanganyar bisa mengusulkan proposal ke Pusat, namun dengan catatan bahwa lahan yang akan dibangun gudang di atasnya merupakan lahan yang statusnya jelas, yang sudah dihibahkan ke kelompok tani. Atau bisa juga kami himbau kepada pelaku usaha yang sudah bermitra dengan petani di wilayah Karanganyar dapat menyumbangkan dana hibahnya untuk membangun gudang”, ujar Sukarman memberikan saran.
Faktor alam di Karanganyar juga turut mendukung pengembangan bawang putih. Sukarman menambahkan, “Air di sini cukup berlimpah. Bahkan pelaku usaha berinisiatif membangun pipanisasi untuk membantu petani pada saluran irigasi yang rusak karena longsor. Jika perlu, usulkan perpanjangan pipa ke Direktorat Jenderal PSP untuk menambah luas tambah tanam”.
Kegiatan pipanisasi ini merupakan bantuan dari beberapa pelaku usaha importir yang bermitra dengan kelompoktani bawang putih. Sebelumnya, pipa yang ada telah rusak selama 11 tahun akibat terkena bencana longsor. Sarana irigasi ini mampu mengaliri pertanaman seluas lebih dari 20 hektare untuk kelompoktani Wonosari Tani I, II, dan III. Kegiatan pipanisasi telah selesai dikerjakan bulan Mei 2019 dan telah digunakan untuk mengairi pertanaman bawang putih yang ditanam periode Mei-Juni.
Saat ini Ditjen Hortikultura Kementan tengah menyusun Grand Design Pengembangan Hortikultura 2020-2024 sebagai panduan peta jalan yang lebih jelas dan konkrit terhadap arah kebijakan hortikultura 5 tahun mendatang. Pengembangan bawang putih yang dilakukan sudah_in line_ dengan Grand Design Pengembangan Hortikultura.
“Untuk swasembada bawang putih, diperlukan luas tanam minimal 70-80 ribu hektare. Jadi tolong, hasil panen dirawat jadi benih. Jangan dijual konsumsi, sayang! Munculkan penangkar-penangkar bawang putih yang baru. Apalagi sudah ada pipanisasi, jangkauan air jadi lebih luas. Hasilnya seperti yang kita lihat hari ini, bawang putih kita bisa besar-besar, tidak kalah dengan impor. Kami dari Kementan terus memfasilitasi, bersama dengan pelaku usaha membina dan mendukung petani”, pungkas Sukarman.
Share:

Recent Posts